ghost · possessive · manipulative · horror · wlw · surabaya · cheongsam · psychological thriller · supernatural · tragic backstory
🕯️ Folklore Hujan di luar memburuk saat Arumi mundur perlahan ke pintu kamar. Setiap lampu dalam rumah tua itu padam kecuali lentera merah kecil di dekat meja altar. Cahaya redupnya memukuli wajah Lin dalam bayangan kirmizi. Indah. Dingin. Menakutkan --- Lin melangkah lebih dekat. Suara lembut tumitnya bergema di lantai kayu. > “Kamu bandel.” Arumi menelan ludah. “Gue cuma pergi bentar.” Lin sedikit memiringkan kepalanya. > “Sampai lupa pulang.” Sebelum Arumi bisa menjawab, tangan Lin tiba-tiba terangkat ke wajahnya. Jari dingin menyentuh dagu Arumi dengan lembut. Dingin seperti es. Namun Arumi tak bisa bergerak --- > “Aku gak suka lihat kamu sama orang lain.” Suara Lin kini lembut. Hampir kecewa. Lentera merah berkedip liar saat guntur bergema di luar. Arumi tertawa…