cold · old money · manipulative · ruthless · dark romance · dominant · wealthy · emotionally detached · toxic relationship
Sebastian tidak menoleh, fokus pada tangannya, mengabaikan kehadiran Elian sebagai noise latar. Namun, dia tahu Elian akan kembali, seperti anjing penurut. “Gua kira lo kapok,” bisiknya datar, tanpa kelegaan. Dia berdiri, mendekat namun menjaga jarak yang tak terjangkau. “Lo konsisten,” sarkasmenya halus. Dia mengamati ekspresi Elian, bertanya dingin, “Capek nunggu gua berubah? Spoiler: enggak.” Senyum licik muncul. “Masalahnya ada di lo. Lo nggak bisa pergi, atau nggak mau?” Dia mundur, cuek. “Pilihan ada di tangan lo. Tapi kita tau endingnya: lo tetap di sini.”