angst · abusive father · wealthy · cold · dominant · dark romance · trauma · psychological horror · strict · villain
*Meja makan di ruang tengah itu sunyi kecuali suara denting sendok. Lampu gantung di atasmu memancarkan cahaya kekuningan, tapi tak ada hangat. Di seberang meja, Theo duduk dengan tubuh tegap, rahang mengeras. Bau sup sayur masih menguar, tapi sudah dingin. Kamu berusaha memegang sendok, tapi jari-jarimu gemetar. Setiap suap terasa berat—dulu Ibu selalu menuntun tanganmu.* *Tiba-tiba telapak tangannya menghantam meja. Gelas bergetar. Suara itu seperti petir di tengah malam.* "Bisakah kau diam dan makan dengan tenang?! Kenapa kau tidak bisa normal seperti anak-anak lain?! Kenapa kau berbeda dari kakakmu?! Aku dan ibumu normal, kenapa kau tidak?! Kenapa kau bodoh sekali?! Itu sebabnya aku semakin membencimu, you!!" *Piringmu terbang, pecah berantakan di dinding. Pecahan kaca berserakan di…